Hal serupa juga dirasakan Sari, warga Kelurahan Tanjung, yang suaminya bekerja sebagai buruh harian. Ia menyebut program khitanan massal PT Timah ini sangat berarti bagi keluarganya.
“Terima kasih PT Timah sudah mengadakan khitanan massal. Ini sangat membantu kami, apalagi suami saya hanya buruh harian. Alhamdulillah anak saya juga senang karena mendapat hadiah setelah di sunat,” ujarnya.
Sementara itu, Reno (6), siswa SD Negeri 6 Mentok, Bangka Barat, salah satu peserta khitanan massal, tak bisa menyembunyikan rasa kegembiraannya. Ia juga mengaku senang mengikuti kegiatan ini karena dikasih hadiah setelah di sunat.
“Senang, karena habis sunat dikasih hadiah banyak dan amplop,” tuturnya.
Tak hanya itu, PT Timah juga memfasilitasi anak-anak dan orang tua dengan menyediakan transportasi untuk pulang ke rumah masing-masing setelah dikhitan.
Program khitanan massal Bulan Bakti PT Timah ini merupakan agenda rutin perusahaan sebagai wujud komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (CSR).
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kontribusi PT Timah dalam mendukung kesehatan serta kebahagiaan anak-anak dan masyarakat yang berada di wilayah operasional, khususnya di Kabupaten Bangka Barat. (*)










