Ia menegaskan, penghijauan menjadi bagian penting dari pembangunan berkelanjutan di wilayah. Lingkungan yang tertata dan lestari dinilai akan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat dalam jangka panjang.
Kegiatan penanaman dilakukan di sejumlah titik strategis desa, melibatkan personel Satgas TMMD bersama masyarakat. Kebersamaan tersebut mencerminkan kemanunggalan TNI dan rakyat yang menjadi ruh utama dalam setiap pelaksanaan TMMD.
Selain pembangunan fisik, seperti infrastruktur desa, program TMMD juga diarahkan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga alam dan lingkungan sekitar.
Dengan penanaman 300 pohon keras ini, Desa Penutuk diharapkan semakin sejuk, tertata, dan memiliki ekosistem yang lebih baik. Satgas TMMD pun memastikan kegiatan penghijauan akan terus dirawat dan diawasi bersama masyarakat agar memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang. (*)
















