“Senang sekali bisa mempraktikkan langsung teori, terutama mata kuliah fisika logam, di sini,” katanya.
Sementara itu, Khoiriyah (21) dari Desa Pangek, Simpang Teritip, menuturkan bahwa bimbingan yang diberikan selama magang membuat mereka semakin bersemangat.
“Magang di PT Timah memang keinginan saya. Ini suatu kebanggaan, karena PT Timah adalah BUMN besar yang punya standar internasional. Banyak sekali pengetahuan yang saya dapatkan di sini,” ujarnya.
Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan, mengatakan program magang ini menjadi salah satu bentuk komitmen PT Timah mendukung dunia pendidikan dan mewujudkan Generasi Emas 2045.
“PT Timah membuka ruang bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin belajar dan merasakan langsung dunia kerja, sekaligus memperkuat link and match antara kampus dengan industri sehingga nantinya bisa meningkatkan kemampuan para peserta magang,” jelas Anggi.
Anggi berharap, mahasiswa yang mengikuti magang di PT Timah tak sekadar menimba ilmu, tetapi juga mampu berinovasi sehingga memberikan nilai tambah bagi perusahaan.
Ia menambahkan, selama program berlangsung, para peserta magang juga dilibatkan langsung dalam proses bisnis sesuai bidang studinya, sehingga pengalaman yang diperoleh benar-benar relevan dengan jurusan yang mereka tekuni.
“Kami berharap mereka tidak hanya belajar, tapi juga bisa berinovasi dan memberikan dampak positif, baik bagi perusahaan maupun masyarakat,” tutur Anggi. (*)










