“Kekey menjalani operasi pengangkatan saraf dan usus. Untuk sementara waktu, dia harus menggunakan kantung stoma di perut sebagai saluran pembuangan,” jelas Imam.
Sejak Januari hingga Maret 2026, keluarga kecil ini harus menetap di Palembang demi mendampingi proses pengobatan Kayla yang panjang dan penuh tantangan.
Di tengah perjuangan melawan penyakit, keluarga Kayla juga dihadapkan pada kondisi ekonomi yang tidak mudah.
Sang ayah diketahui menderita stroke, sehingga tidak lagi mampu bekerja. Sementara kebutuhan sehari-hari keluarga hanya ditopang oleh sang ibu, Dira Febby, yang bekerja sebagai penjaga kantin.
Situasi ini membuat beban pengobatan Kayla terasa semakin berat. Melihat kondisi tersebut, PT Timah (Persero) Tbk hadir memberikan bantuan kepada keluarga Kayla sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di wilayah operasionalnya.
Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada orang tua Kayla di Sungailiat, Kabupaten Bangka, pada Selasa (31/3/2026).
Dukungan ini diharapkan dapat membantu meringankan biaya pengobatan sekaligus memberikan semangat bagi keluarga dalam menjalani proses pemulihan Kayla.
“Saya sangat berterima kasih kepada PT Timah yang sudah memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga kami. Bantuan ini sangat kami perlukan untuk pengobatan anak kami,” ujar Imam.















