Terungkap, Dua Kolektor di Desa Bencah Diduga Pasok Timah Ilegal ke Bos D dan San
BANGKA SELATAN – Dugaan praktik perdagangan timah ilegal di Kecamatan Airgegas, Kabupaten Bangka Selatan, semakin menguat. Dua kolektor biji timah di Desa Bencah, berinisial HN dan ER, diduga menjadi bagian dari jaringan pemasok timah ilegal kepada dua bos besar berinisial D dan San.
Informasi dari sumber terpercaya mengungkapkan dugaan bahwa timah ilegal yang dikumpulkan HN dan ER dikirim ke bos besar berinisial D dan San. Sementara bos D diduga merupakan oknum aparat penegak hukum yang bertugas di Bangka Selatan.
“HN dan ER itu diduga kuat anak buah dari pak D dan Bos San. Timah-timah dijual ke mereka,” ungkapnya, Senin (24/3/2025).
Sumber juga mengungkapkan, bahwa HN dan ER menyimpan timah ilegal tersebut di kediaman mereka sebelum dikirim ke bos besar.
“HN biasanya membeli timah di gudang belakang rumahnya, sementara ER membeli dari penambang di samping rumahnya dan membawanya ke bagian belakang rumah yang mirip gudang,” ujarnya.





















