Ia menambahkan, bantuan sembako masih sangat dibutuhkan karena akses masuk ke desa mereka masih sulit.
“Semoga tim-tim lain juga bisa masuk ke desa kami,” ujarnya.
Anum bercerita banyak warga yang masih trauma akibat banjir besar tersebut.
“Banyak cara kami menyelamatkan diri. Ada yang mengungsi, ada yang mengapung pakai perabot rumah. Saya sendiri berjalan kaki sambil menggendong anak dalam baskom. Masih trauma sekali,” tuturnya.
Tak hanya di Aceh Tamiang, Tim ERG PT Timah Tbk bersama Posko ESDM Siaga Bencana juga menyalurkan bantuan dan layanan kesehatan untuk warga Dusun Cempaka, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Di lokasi ini, tim turut menggelar sesi trauma healing bagi anak-anak di pengungsian melalui permainan, edukasi, dan pendampingan untuk memulihkan kondisi psikologis pascabencana.
Di bidang kesehatan, Tim ERG membuka pemeriksaan dasar, pengobatan ringan, memberikan vitamin, serta edukasi pencegahan penyakit pascabanjir seperti ISPA dan penyakit kulit. Layanan ini diberikan mulai dari balita hingga lansia.
Serangkaian aksi cepat tanggap ini menjadi bukti komitmen PT Timah Tbk melalui ERG untuk terus hadir mendukung masyarakat yang terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatera. (*)










