Tak hanya membidik peredaran narkoba, Andika juga menyiapkan langkah antisipasi pengamanan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 atau Nataru.
Fokus pengamanan diarahkan pada titik-titik penyeberangan dan kawasan pesisir yang berpotensi mengalami peningkatan aktivitas masyarakat selama periode libur akhir tahun.
Untuk mendukung langkah tersebut, ia menekankan pentingnya sinergi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Pemerintah Kota Cilegon, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga kalangan mahasiswa.
Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat upaya menjaga ketertiban, mengantisipasi gangguan keamanan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Sementara itu, AKBP Bobby Danuardi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya selama memimpin Polres Cilegon.
Ia mengucapkan terima kasih kepada Forkopimda, keluarga besar Polres Cilegon, mahasiswa, dan masyarakat yang telah ikut menjaga situasi keamanan di Kota Cilegon.
Terima kasih kepada Forkopimda, keluarga besar Polres Cilegon, rekan-rekan mahasiswa, dan seluruh masyarakat.
“Mohon maaf jika selama bertugas masih ada kekurangan,” ungkap Bobby.
Kini, kepemimpinan Polres Cilegon berada di tangan AKBP Andika Adi Pradana. Tantangan yang menanti bukan sekadar menjaga stabilitas keamanan, melainkan juga memastikan pemetaan jaringan narkoba berujung pada langkah nyata dan penegakan hukum yang terukur.
Pergantian pimpinan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat pelayanan kepolisian, meningkatkan pengawasan terhadap jalur strategis, serta membangun kepercayaan publik melalui kolaborasi yang lebih erat antara Polri dan masyarakat,” harapnya.
Herman Yakub.
















