“Melalui pelatihan ini diharapkan bisa bantu UMKM mitra kami naik kelas. Dengan strategi digital yang tepat, mereka bisa tingkatkan omzet dan jangkau pasar lebih luas,” ujar Anggi Siahaan.
Surtika, salah satu pelaku UMKM yang hadir, mengaku senang bisa ikut pelatihan ini. Ia yang selama ini hanya memasarkan produknya lewat Facebook, kini mendapat wawasan baru termasuk soal branding produk.
“Alhamdulillah senang banget. Tadi diajarin promosi lewat Instagram, terus juga dibantu buat logo. Semoga habis ini bisa nambah pesanan juga,” kata Surtika yang menjalankan usaha nasi tumpeng.
Menurutnya, pelatihan seperti ini sangat penting bagi pelaku UMKM agar bisa berkembang di tengah persaingan yang makin ketat.
“Selama ini kami promosi seadanya, sekarang jadi lebih ngerti cara promosi yang menarik,” pungkasnya. (*)










