Upaya tersebut membuahkan hasil positif. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) per 30 Desember 2025, sebanyak 2.226 sekolah, atau sekitar 81 persen dari total sekolah terdampak di Aceh, telah dibersihkan dan siap digunakan kembali untuk kegiatan belajar mengajar.
Salah satu guru SMAN 4 Aceh Tamiang, Misriyati, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemulihan sekolah. Guru mata pelajaran Bahasa Indonesia itu mengatakan bahwa kegiatan belajar mengajar sempat terhenti selama hampir satu bulan karena banjir merendam sekolah hingga mencapai ketinggian tiga lantai.
“Semoga SMAN 4 tetap bangkit, warga Aceh Tamiang juga bangkit. Tetap semangat,” ujar Misriyati.
Herman Yakub.
















