Ia menegaskan bahwa menjadi Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan bendera, melainkan juga tentang pembentukan karakter, disiplin, dan jiwa kepemimpinan sebagai generasi penerus bangsa.
“Jaga nama baik daerah, keluarga, dan sekolah. Kepercayaan untuk menjadi bagian dari Paskibraka tingkat nasional merupakan suatu kehormatan besar,” pesannya.
Tak hanya itu, Gubernur Hidayat juga mengingatkan agar selama proses karantina dan pelatihan di Jakarta, para calon tetap menjaga kesehatan, disiplin, dan semangat juang.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Babel, Ferdian Hermawan Loebis, menyampaikan bahwa proses seleksi Paskibraka Nasional dilakukan secara objektif sejak awal tahun 2025, dimulai dari tingkat sekolah hingga provinsi.
“Kami percaya mereka mampu mengemban amanah dan membanggakan nama Babel di kancah nasional,” ujar Ferdian.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Gubernur Babel dan seluruh pihak terkait yang telah mendampingi proses hingga pelepasan. (*)





















