Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

2.000 Lebih Petani Padati Alun-alun Lebak, Don Muzakir Serukan Kawal Reforma Agraria: Terima Kasih Presiden Prabowo

×

2.000 Lebih Petani Padati Alun-alun Lebak, Don Muzakir Serukan Kawal Reforma Agraria: Terima Kasih Presiden Prabowo

Sebarkan artikel ini

Don Muzakir menilai pembangunan pertanian tidak hanya soal meningkatkan produksi. Petani juga membutuhkan kepastian harga, ketersediaan pupuk, air untuk sawah, alat pertanian, akses pembiayaan, dan infrastruktur yang mendukung kegiatan produksi.

“Kita ingin petani bisa berproduksi dengan tenang. Pupuk tersedia, air tersedia, alat pertanian tersedia, hasil panen memiliki kepastian harga, dan petani mendapat akses pembiayaan. Kalau semua itu berjalan, petani bisa lebih kuat dan produksi pangan nasional juga ikut meningkat,” katanya.

Program ketahanan pangan pemerintah juga diarahkan untuk memperkuat posisi petani sekaligus menjaga ketersediaan pangan nasional. Pemerintah menyatakan Bulog diperkuat sebagai penyangga stok pangan dan pelindung petani.

Don Muzakir mengatakan petani harus ikut mengawal kebijakan tersebut. Menurut dia, program pemerintah perlu terus dievaluasi agar persoalan yang muncul di lapangan bisa segera ditangani.

“Petani jangan hanya menjadi penerima kebijakan. Petani juga harus ikut mengawal. Kalau ada pupuk yang sulit didapat, sampaikan. Kalau harga hasil panen bermasalah, sampaikan. Kalau ada persoalan irigasi atau lahan, sampaikan. Kita ingin pemerintah mengetahui kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan,” ujar Don Muzakir.

*Petani Minta Perlindungan Kesehatan*

Selain persoalan tanah dan pertanian, petani yang hadir juga menyampaikan kebutuhan terhadap jaminan kesehatan. Mereka meminta pemerintah memberikan akses BPJS Kesehatan gratis bagi petani.

“Petani juga meminta BPJS gratis. Aspirasi ini akan kami sampaikan kepada Presiden Prabowo. Petani bukan hanya membutuhkan lahan dan produksi yang baik, tetapi juga perlindungan kesehatan bagi dirinya dan keluarganya,” kata Don Muzakir.

Kebutuhan pendidikan juga menjadi bagian dari aspirasi yang disampaikan. Pemerintah dalam agenda 2026 mengalokasikan anggaran pendidikan dan menyiapkan berbagai program bantuan pendidikan, termasuk Program Indonesia Pintar dan KIP Kuliah.

“Presiden juga sudah menyampaikan komitmen untuk memperluas akses pendidikan. Kita berharap anak-anak petani mendapat kesempatan yang sama untuk sekolah dan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,” ujar Don Muzakir.

Peringatan Hari Tani Nasional di Lebak ruang bagi petani untuk menyampaikan sejumlah aspirasi. Persoalan lahan, harga hasil panen, pupuk, irigasi, alat pertanian, kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur menjadi bagian dari pembahasan.

Don Muzakir mengatakan Tani Merdeka Indonesia terus mengawal program yang berkaitan dengan petani. Ia juga meminta para petani tetap menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara terbuka.

“Hari Tani Nasional bukan hanya acara seremonial. Ini momentum untuk menyampaikan suara petani. Kita bersatu, kita kawal program pemerintah, dan kita sampaikan apa yang masih menjadi persoalan di lapangan. Harapan kita, petani semakin kuat dan pertanian Indonesia semakin maju,” ujar Don Muzakir.

Herman Yakub.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel