Di Kalimantan, pembangunan 70 unit toilet dan SAB menghadirkan perubahan penting. Salah satu sekolah yang sebelumnya tidak memiliki toilet kini telah dilengkapi fasilitas sanitasi berstandar baik. Sementara itu, revitalisasi dilakukan di 72 sekolah sehingga siswa tidak lagi belajar di ruang kelas yang bocor ketika hujan.
Di Sulawesi, program serupa menjangkau 158 unit pembangunan toilet dan SAB serta revitalisasi 155 sekolah.
Program ini juga menjangkau kawasan timur Indonesia. Di Maluku, pembangunan 22 unit toilet dan SAB dilakukan di sejumlah titik, sementara revitalisasi berlangsung di 47 sekolah.
Di Nusa Tenggara, pembangunan sanitasi dilakukan di 57 lokasi dengan revitalisasi 51 sekolah. Adapun di Papua, 24 unit toilet dan SAB dibangun bersamaan dengan revitalisasi 32 sekolah.
“Pendidikanlah yang menentukan apakah negara ini menjadi negara miskin atau negara yang baik untuk rakyatnya. Karena itu kita harus memperbaiki sebanyak-banyak sekolah di seluruh Indonesia secepat mungkin,” tambah Prabowo.
Prabowo menegaskan, lingkungan belajar yang bersih, aman, dan layak diharapkan menjadi fondasi kuat bagi peningkatan kualitas pendidikan sekaligus pemerataan pembangunan nasional.
Herman Yakub.
















