“Nanti tahun depan, untuk pertama kali akan dianggarkan 500 juta biar silang misal Januari pakai subsidi, bulan selanjutnya pakai non subsidi,” lanjut Budi Utama.
Budi Utama mengharapkan jika sudah dianggarkan 500 juta, petani bisa membentuk koperasi dan dapat memproduksi pupuk sendiri untuk diperjual belikan.
“Ya itu untuk mereka-mereka, jadi uangnya kan bisa muter di situ dan untuk kesejahteraan petani itu sendiri,” ucapnya.
Budi Utama berharap adanya bantuan ini petani tetap bersemangat dan mau belajar.
“Disini sudah ada penyuluh yang siap membina para petani kapanpun,” tutupnya. (Red)
















