“Tadi beberapa juga ada manuver yang sempat bikin deg-degan juga, tiga heli yang saling berdekatan, dan alhamdulillah,” katanya.
Pras mengatakan evaluasi dilakukan secara langsung selama pelaksanaan gladi kotor berlangsung. Salah satu aspek yang dievaluasi adalah koordinat manuver pesawat dan helikopter agar posisi atraksi tepat berada di hadapan podium utama. “Terutama di mana nanti Bapak Presiden beserta dengan para tamu menyaksikan,” jelasnya.
Evaluasi tersebut langsung dibahas dan dikoreksi guna memastikan kesiapan pelaksanaan rangkaian acara.
Selain atraksi udara, penyesuaian juga dilakukan pada latihan baris-berbaris. Kondisi rumput di halaman Istana Merdeka yang cukup tebal menjadi salah satu faktor teknis yang memengaruhi ritme peserta latihan.
“Jadi para pelatih minta izin untuk menambah porsi latihan dan tadi langsung kami sebagai penanggung jawab kami izinkan,” ujar Pras.
Dalam kesempatan itu, Pras juga mengonfirmasi bahwa dua pesawat Rafale Indonesia turut dilibatkan dalam latihan atraksi udara, untuk pertama kalinya pada perayaan HUT ke-81 kemerdekaan RI pada 17 Agustus mendatang.
Herman Yakub.














