SEKILASINDONEWS.COM – PT PLN (Persero) memperluas perannya dalam pemulihan pascabencana di Aceh. Tak hanya memulihkan infrastruktur kelistrikan, Perusahaan listrik milik negara itu juga menaruh perhatian serius pada pemulihan mental warga dengan menerjunkan puluhan relawan pegawai untuk melakukan pendampingan psikososial dan trauma healing bagi korban bencana, khususnya anak-anak.
Melalui program Employee Volunteering, PT PLN (Persero) mengirimkan 30 relawan sejak 18 Desember 2025 ke enam wilayah terdampak bencana di Aceh, yakni Kuala Simpang (Aceh Tamiang), Idi Rayeuk (Aceh Timur), Takengon (Aceh Tengah), Simpang Tiga (Bener Meriah), Blangkejeren (Gayo Lues), dan Nagan Raya.
Di lokasi pengungsian maupun permukiman warga, para relawan berbaur langsung dengan masyarakat. Beragam aktivitas pemulihan digelar, mulai dari permainan edukatif, aktivitas kelompok, hingga pendekatan psikologis ringan yang dirancang untuk mengembalikan rasa aman, kepercayaan diri, dan keceriaan korban bencana, terutama anak-anak yang paling rentan mengalami trauma pascabencana.
Selain pendampingan psikososial, para relawan PLN juga terlibat dalam kegiatan bakti lingkungan serta penyaluran bantuan kebutuhan dasar bagi warga terdampak. Program ini menyasar sekitar 900 penerima manfaat yang tersebar di enam wilayah Aceh.
Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa kehadiran relawan PLN di tengah masyarakat Aceh merupakan wujud komitmen kemanusiaan perusahaan, tidak semata berfokus pada aspek teknis kelistrikan.
“Kami ingin hadir secara utuh. Bukan hanya memastikan listrik kembali menyala, tetapi juga membantu memulihkan harapan dan kesehatan mental masyarakat. Anak-anak tidak boleh dibiarkan berjuang sendiri menghadapi trauma pascabencana,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan, kehadiran para relawan ini diharapkan bisa membawa empati dan semangat, agar warga terdampak bencana, khususnya anak-anak dan generasi muda, dapat kembali menatap masa depan dengan optimisme.
















