Pari 50 Kg Muncul di Perairan Mengkubung, Bangka
SEKILASINDONEWS.COM – Seekor ikan pari berukuran besar dengan bobot mencapai 50 kilogram mendadak muncul di perairan Mengkubung, Bangka, Kamis (8/1/2026). Kemunculan biota laut berukuran raksasa ini menjadi perhatian nelayan setempat, sekaligus memunculkan harapan bahwa kondisi laut di kawasan tersebut belum sepenuhnya kehilangan kehidupan.
Pari tersebut ditemukan nelayan saat melaut di perairan dangkal Teluk Kelabat Dalam. Dengan bentang sirip yang lebar dan warna tubuh putih keabu-abuan, pari itu berhasil diangkat ke atas perahu kayu setelah melalui proses penarikan jaring yang cukup berat.
Bagi nelayan pesisir Mengkubung, tangkapan ini bukan sekadar hasil laut bernilai ekonomi, melainkan penanda penting di tengah perubahan kondisi perairan yang mereka rasakan dalam beberapa tahun terakhir.
“Sudah jarang dapat ikan besar. Kalau pari sebesar ini masih ada, berarti laut belum sepenuhnya rusak,” kata Eko Sanjaya, nelayan Mengkubung.
Namun, Eko mengakui kemunculan pari besar tersebut terjadi di tengah situasi laut yang tidak lagi sama seperti dahulu. Perairan Mengkubung yang dikenal dangkal, berarus tenang, dan menjadi habitat berbagai biota laut kini kerap berubah keruh.
Menurut nelayan setempat, perubahan itu mulai terasa sejak aktivitas penambangan timah laut semakin masif, baik yang berizin maupun ilegal. Endapan lumpur hasil pengerukan dasar laut dinilai mengganggu ekosistem, memengaruhi kejernihan air, hingga membuat ikan menjauh dari wilayah tangkap nelayan tradisional.
“Kalau air mulai keruh, jaring kami sering penuh lumpur, bukan ikan. Kadang pulang tanpa hasil,” ujar Eko.
Kondisi tersebut diperparah oleh penggunaan ponton dan alat hisap dalam aktivitas penambangan yang terus mengaduk dasar laut. Dampaknya, sedimentasi meningkat dan perlahan menutup habitat biota kecil yang menjadi sumber pakan ikan.
















