Dua Terduga Pengeroyok dr Fauzan Belum Tertangkap, Ajudan Bupati Diduga Sempat Cabut Pistol di Lokasi
SEKILASINDONEWS.COM – Dua terduga pelaku pengeroyokan terhadap mantan Direktur RSUD Bangka Selatan, dr Muhammad Fauzan, hingga Senin (16/2/2026) petang belum berhasil ditangkap.
Sementara itu, seorang oknum polisi yang bertugas sebagai ajudan Bupati Bangka Selatan berinisial Brigpol R masih menjalani pemeriksaan oleh Propam di Polres Bangka Selatan.
Peristiwa dugaan pengeroyokan tersebut terjadi di rumah korban di Kelurahan Teladan, Kecamatan Toboali, Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan dan memburu dua terduga pelaku yang melarikan diri.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Agus Arif Wijayanto, sebelumnya membenarkan bahwa Brigpol R merupakan ajudan atau ADC (Aide-de-camp) Bupati Bangka Selatan dan saat ini tengah diperiksa oleh Propam Polda Kepulauan Bangka Belitung di Polres Bangka Selatan.
“Benar yang bersangkutan adalah ajudan atau ADC. Saat ini sudah di Polres Basel menjalani pemeriksaan,” kata Agus Arif, Minggu (15/2/2026).
Ia menambahkan, dua orang lainnya masih dalam pengejaran. “Dua orang masih dalam pengejaran, semoga segera tertangkap,” ujarnya.
Dari informasi yang dihimpun, saat keributan terjadi di rumah dr Fauzan, Brigpol R diduga sempat mencabut pistol dari sarung yang terselip di pinggangnya. Namun, tidak lama kemudian senjata tersebut kembali dimasukkan ke dalam sarungnya.
Belum diketahui secara pasti apa tujuan Brigpol R mengeluarkan pistol tersebut dan apakah senjata itu dalam kondisi siap digunakan. Polisi juga belum memberikan keterangan resmi terkait jenis senjata yang dibawa R saat kejadian.
















