Sekilasindonews.com Manggarai — Kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), membuat petani semangat menanam. MBG membuat tanaman yang mereka panen terserap dengan harga yang kompetitif.
Ketua Kelompok Tani Locak Jaya, Kelurahan Wali, Kecamatan Langke Rembong, Anselmus Deok mengatakan MBG menjadi berkah bagi para petani.
“Sangat bersyukur dengan kehadiran MBG karena barang-barang kami sangat naik harganya,” kata Anselmus, Sabtu (21/2).
Sebelum ada MBG, wortel yang dipanen terserap dengan harga berkisar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kilogram. Kalau tidak laku, terpaksa wortel itu dibuang.
Dengan kehadiran MBG, wortel milik Anselmus dihargai tinggi hingga tiga kali lipat. Dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) membeli wortelnya berkisar antara Rp 20 ribu hingga Rp 25 ribu. Uang pembelian dari SPPG pun langsung mereka terima, tidak melalui pihak ketiga.
“Setelah ada MBG, semua barang tidak ada yang terbuang, Pak,” ujar dia.
















