SEKILASINDONEWS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bangka Selatan mulai mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kepulauan Bangka Belitung 2026.
Melalui rapat koordinasi bersama sejumlah cabang olahraga, KONI menyiapkan sekitar 210 atlet dan pelatih yang akan memperkuat kontingen daerah tersebut pada ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi itu.
Rapat koordinasi penetapan kuota atlet digelar di Aula Sekretariat KONI Bangka Selatan, Jumat (13/3/2026), dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum KONI Bangka Selatan, Andri Fahrial.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris KONI Bangka Selatan Dodi Syahrial, pengurus KONI, tim verifikasi atlet, serta perwakilan 15 cabang olahraga dari total 21 cabang olahraga yang akan berpartisipasi pada Porprov Babel 2026.
Dalam rapat tersebut, KONI Bangka Selatan memaparkan hasil pendataan serta verifikasi awal atlet yang telah dilakukan oleh tim verifikasi.
Ketua Umum KONI Bangka Selatan, Andri Fahrial, menjelaskan proses verifikasi dilakukan untuk memastikan atlet yang diproyeksikan tampil benar-benar memenuhi persyaratan administrasi serta memiliki rekam jejak prestasi yang jelas.
“Verifikasi dilakukan berdasarkan sejumlah kriteria, salah satunya melalui bukti prestasi atau sertifikat kejuaraan yang dimiliki atlet. Selain itu, data atlet juga dihimpun melalui usulan dari masing-masing cabang olahraga,” ujar Andri.
Dari hasil verifikasi awal tersebut, sebanyak 121 atlet dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi dan masuk dalam daftar utama atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov Babel 2026.
Selain itu, dalam rapat juga dibahas penambahan kuota sekitar 89 atlet dan pelatih di beberapa cabang olahraga. Dengan demikian, total kontingen yang dipersiapkan untuk mengikuti Porprov Babel 2026 diperkirakan mencapai sekitar 210 orang.
Menurut Andri, penambahan kuota atlet dilakukan agar setiap cabang olahraga tetap memiliki kesempatan mengirimkan atlet terbaiknya sekaligus mempertahankan prestasi yang pernah diraih pada ajang sebelumnya.
“Melalui sejumlah pertimbangan bersama, kami membuka peluang penambahan atlet di beberapa cabang olahraga agar potensi prestasi tetap dapat dipertahankan,” jelasnya.














