Andri juga menyampaikan bahwa jumlah kontingen tersebut disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang dimiliki KONI Bangka Selatan pada tahun 2026.
Ia mengungkapkan, anggaran yang dialokasikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Selatan untuk persiapan hingga pelaksanaan Porprov 2026 nanti hanya Rp2,4 miliar.
Anggaran tersebut akan digunakan untuk berbagai kebutuhan kontingen selama mengikuti pertandingan, mulai dari transportasi, akomodasi, konsumsi atlet, hingga kebutuhan teknis lainnya.
“Anggaran ini harus mencakup seluruh kebutuhan kontingen, termasuk transportasi, penginapan, konsumsi, serta kebutuhan teknis selama pelaksanaan Porprov,” kata Andri.
Meski menghadapi keterbatasan anggaran, KONI Bangka Selatan tetap berkomitmen memberikan dukungan maksimal bagi para atlet agar dapat tampil optimal.
Atlet yang masuk dalam daftar verifikasi utama akan mendapatkan sejumlah fasilitas dari KONI Bangka Selatan, seperti uang saku, honorarium, seragam kontingen, transportasi, serta penginapan selama mengikuti ajang Porprov.
Sementara bagi atlet tambahan yang ikut diberangkatkan, tetap akan mendapatkan fasilitas dasar seperti transportasi, penginapan, dan perlengkapan tim.
Terkait target pada Porprov Babel 2026, Andri mengatakan KONI Bangka Selatan tidak memasang target yang terlalu tinggi.
Namun, pihaknya berharap kontingen Bangka Selatan mampu menunjukkan peningkatan prestasi dibandingkan ajang sebelumnya. Ia optimistis dengan potensi atlet dari berbagai cabang olahraga yang akan berlaga pada Porprov Babel 2026.
“Kami berharap para atlet bisa tampil maksimal dan mampu membawa hasil yang lebih baik bagi Bangka Selatan,” pungkasnya. (*)
















