Sekilasindonews.com Pati – Sri Wahyuni, ibu tunggal asal Desa Pelemgede di Kabupaten Pati, merasa sangat bersyukur karena anaknya bisa bersekolah gratis di Sekolah Rakyat yang didirikan pemerintah.
Sehari-hari, Sri bekerja serabutan. Sudah bertahun-tahun ia menjadi orang tua tunggal yang seorang diri menghidupi kedua anaknya.
Penghasilannya tak menentu, untuk biaya hidup saja sudah sulit, apalagi untuk membayar sekolah. Tapi sekarang beban Sri berkurang karena anak pertamanya, Muhammad Reihan Ataya, masuk ke SRMP 12 Pati.
“Saya senang, luar biasa. Merasa diperhatikan sama pemerintah, sama Pak Presiden,” kata Sri, dikutip pada Sabtu (25/4).
Kebahagiaan Sri semakin bertambah karena melihat perubahan positif pada diri anaknya setelah masuk Sekolah Rakyat.
“Alhamdulillah di sana ananda Muhammad Reihan Ataya itu sekarang salatnya lima waktu, enggak usah disuruh. Selesai salat langsung membaca Al-Quran. Pokoknya sangat bermanfaat,” tuturnya.
Segala kebutuhan Reihan juga dipenuhi di Sekolah Rakyat. Mulai dari asrama, pakaian, seragam, hingga makanan.
“Dapat asrama, asramanya bagus. Dapat semua lengkap tanpa terkecuali. Dari Sekolah Rakyat dapat seragam, dapat semua kebutuhan anak, ditanggung sama Bapak Prabowo dari Sekolah Rakyat. Makannya itu satu hari tiga kali, dapat snack,” ucap Sri.



















