Sekilasindonews.com Lampung – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa hilirisasi dan industrialisasi akan menjadi kunci utama Indonesia untuk melompat menjadi kekuatan ekonomi dunia. Hal itu disampaikan dalam Munas XVIII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Lampung, Rabu (10/6).
Prabowo mengajak generasi muda pelaku usaha untuk mengambil peran besar dalam transformasi ekonomi nasional. “Kita alhamdulillah kuat. Ini tidak bisa kita tutup mata. Saudara-saudara, kita menuju swasembada energi. Kita sedang bekerja keras. Perhitungan kita tiga tahun lagi kita benar-benar sangat kuat di bidang energi,” ujar Prabowo.
Presiden menjelaskan, setelah memperkuat sektor energi, langkah berikutnya yang akan menjadi fokus pemerintah adalah mempercepat industrialisasi nasional melalui program hilirisasi berbagai komoditas strategis.
Menurutnya, Indonesia tidak boleh lagi hanya menjadi pemasok bahan mentah bagi negara lain. Seluruh kekayaan alam yang dimiliki harus diolah di dalam negeri agar menghasilkan nilai tambah, membuka lapangan kerja, serta memperkuat daya saing industri nasional.
“Yang paling penting kita akan melakukan industrialisasi. Kita akan melaksanakan industrialisasi melalui hilirisasi. Semua komoditas kita akan olah dan akan menjadi industri-industri di Indonesia,” tegasnya.
Prabowo menilai kebijakan hilirisasi membuka peluang besar bagi kalangan pengusaha muda untuk berkembang dan menjadi pelaku utama dalam pembangunan industri nasional. Karena itu, Presiden mendorong kader HIPMI dan generasi muda Indonesia untuk tidak hanya menjadi penonton di pasar domestik yang besar, melainkan tampil sebagai pelaku utama yang menikmati manfaat pertumbuhan ekonomi nasional.
















