Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Ririn Warsiti Resmi Pimpin DPD WANTAN Kepri, Tegaskan Perempuan Tani Pilar Ketahanan Pangan Daerah

×

Ririn Warsiti Resmi Pimpin DPD WANTAN Kepri, Tegaskan Perempuan Tani Pilar Ketahanan Pangan Daerah

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonesia.id Batam – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Wanita Tani (WANTAN) KHTI Provinsi Kepulauan Riau resmi memiliki kepengurusan baru setelah Ririn Warsiti, SE., MM. dilantik sebagai Ketua DPD WANTAN Kepulauan Riau untuk periode 2026-2031, dalam sebuah prosesi di Ruang Pertemuan Ibis Hotel, Nagoya, Batam, Minggu (28/6/2026).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP WANTAN, Dra. Anita Aryani, serta dihadiri jajaran pengurus pusat dan sejumlah pejabat daerah, mulai dari Wakil Gubernur Kepulauan Riau yang juga Ketua DPD HKTI Kepri, Ketua BKOW Kepri, Wakil Bupati Natuna, Wakil Bupati Bintan, anggota DPRD Provinsi dan kabupaten/kota, perwakilan Dinas Pertanian dan Peternakan Kepri, Dinas Perikanan Kepri, hingga Staf Khusus Wali Kota Batam.

Pelantikan ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara organisasi perempuan dan pemerintah daerah dalam membangun ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan perempuan.

Dalam sambutannya, Ketua Umum DPP WANTAN, Anita Aryani, berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi masyarakat.

“WANTAN harus menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, mandiri, produktif, sekaligus menjadi penggerak pembangunan ekonomi keluarga melalui sektor pertanian dan pangan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD WANTAN Kepulauan Riau yang baru dilantik, Ririn Warsiti, menegaskan komitmennya membangun organisasi yang aktif dan kolaboratif dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Ke depan, WANTAN Kepulauan Riau akan menjadi organisasi yang aktif, kolaboratif, dan hadir memberikan manfaat nyata bagi perempuan, keluarga, serta masyarakat luas,” kata Ririn.

Menurut Ririn, Kepulauan Riau membutuhkan cara pandang baru dalam membangun daerah. Selama ini keberhasilan pembangunan lebih banyak diukur dari pertumbuhan ekonomi, investasi, dan perkembangan kawasan industri. Padahal, sebagai provinsi kepulauan yang sebagian besar kebutuhan pangannya masih bergantung pada pasokan dari luar daerah, ketahanan pangan menjadi isu yang tidak kalah penting.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel