Sekilasindonews.com Karawang – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa petani harus menjadi pihak yang paling merasakan manfaat dari kebijakan hilirisasi kelapa sawit, bertepatan dengan peluncuran program Biodiesel B50, hari ini.
Menurut Prabowo, keberhasilan program B50 menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan energi nasional, sekaligus memperbesar nilai tambah industri kelapa sawit.
Di sisi lain, Presiden ingin memastikan arah utama kebijakan tersebut tetap berpihak kepada petani. Tujuannya agar petani menjadi kelompok yang paling diuntungkan dan lebih sejahtera dari proses hilirisasi kelapa sawit.
“Inilah upaya kita semuanya. Jadi hari ini tonggak bersejarah. Petani kita juga akan terus meningkatkan penghasilannya. Kita akan berhasil bila petani-petani kita hidupnya lebih baik,” ungkap Prabowo pada peluncuran Mandatory Biodiesel B50 di Rest Area KM 57, Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7).
Prabowo menegaskan, dampak positif berbagai kebijakan pemerintah mulai dirasakan masyarakat di daerah. Berdasarkan laporan yang diterimanya dari sejumlah provinsi, tingkat kesejahteraan petani menunjukkan tren peningkatan yang tercermin dari naiknya daya beli.
“Saya juga dapat laporan dari berbagai provinsi bahwa petani-petani kita sekarang meningkat pembelian motor, pembelian mobil meningkat puluhan persen,” kata Prabowo.
















