Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Berita

Tak Sekadar Kuliah di Australia, Aurel Punya Mimpi Besar Kembangkan Pengobatan Kanker untuk Indonesia

×

Tak Sekadar Kuliah di Australia, Aurel Punya Mimpi Besar Kembangkan Pengobatan Kanker untuk Indonesia

Sebarkan artikel ini

Sekilasindonews.com JAKARTA — Sejak duduk di bangku SMP, Aurel sudah menyimpan satu mimpi besar yaitu menempuh pendidikan di luar negeri. Mimpi itu bukan sekadar untuk meraih gelar dari kampus ternama, melainkan menjadi bekal agar suatu hari nanti ia bisa pulang dan berkontribusi bagi Indonesia melalui penelitian di bidang kesehatan.

Kini, mimpi tersebut selangkah lagi menjadi kenyataan. Siswi SMA Pradita Dirgantara itu diterima di University of Queensland, Australia, pada jurusan Biochemistry and Molecular Biology melalui Program Beasiswa Garuda.

Di balik keberhasilannya, tersimpan kepedulian Aurel terhadap persoalan kesehatan yang masih dihadapi Indonesia, terutama penyakit kanker.

Ketertarikannya pada dunia sains membuatnya bercita-cita menjadi seorang peneliti yang mengembangkan pengobatan presisi, sebuah pendekatan medis yang disesuaikan dengan karakter genetik setiap pasien.

Aku memikirkan setelah kuliah nanti aku ingin berkontribusi di bidang pengobatan atau zaman sekarang itu lebih ke pengembangan pengobatan presisi yang setiap orang itu unik, tergantung dengan genetik masing-masing orang dan aku ingin mengembangkan di bagian itu.

“Khususnya di penyakit kanker, karena penyakit kanker masih sangat marak terjadi di Indonesia,” ujarnya usai mengikuti tahapan pembekalan penerima Beasiswa Garuda Gelombang 1 Tahun 2026 di Jakarta pekan ini, dikutip pada Minggu (12/7).

Baginya, University of Queensland menjadi tempat yang tepat untuk mengasah kemampuan. Kampus tersebut memiliki fasilitas laboratorium yang modern, didukung para profesor yang ahli di bidang biokimia dan biologi molekuler.

Namun, di balik kebahagiaan itu, Aurel tak menampik bahwa biaya kuliah di luar negeri pernah menjadi tantangan besar. Karena itu, Beasiswa Garuda menjadi titik balik yang mengubah mimpinya menjadi kenyataan.

Saya ingin mengeksplorasi diri dan meningkatkan skill dan wawasan saya sebaik-baiknya, supaya saya bisa membanggakan orang tua dan juga saya bisa berkontribusi di Indonesia.

“Jadi dengan beasiswa ini, saya sangat bersyukur karena saya bisa kuliah di luar negeri dengan bisa dibilang gratis,” ucapnya.

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel