Sekilasindonews.com Jakarta — Rasa bangga dan semangat membela bangsa mengiringi langkah atlet esports Indonesia yang akan tanding pada Asian Games ke-20 Aichi-Nagoya, Jepang. Salah satu atlet esports Indonesia, Moch. Afthon Fathony, mengungkapkan kebanggaannya bisa menjadi bagian dari kontingen Indonesia yang dilepas langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/9).
Baginya, kesempatan tersebut menjadi pengalaman luar biasa karena aktivitas yang sebelumnya hanya dianggap sebagai permainan kini membawanya ke panggung olahraga internasional.
“Bangga, biasanya kita cuma main-main gim biasa, sekarang bisa sampai Istana Negara, kita bisa bersalaman dengan Bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Afthon dan rekan-rekannya memasang target meraih medali perunggu. Namun, target tersebut bukan menjadi batas bagi perjuangan mereka. Tim esports Indonesia bertekad memberikan penampilan terbaik dan membuka peluang meraih hasil yang lebih tinggi.
“Untuk target kami mendapatkan perunggu dan kami akan berusaha untuk melampaui target kami,” katanya.
Cabang esports pada Asian Games kali ini mempertandingkan delapan gim berbeda dengan 30 tim. Delapan gim tersebut meliputi Mobile Legends, Honor Of Kings, Identity V, Naraka BladePoint, Pokemon unite, eFootball,
Grand Turismo 7, dan PUBG Mobile.
Selama kurang lebih dua bulan, para atlet menjalani latihan secara intensif dengan dukungan berbagai fasilitas. Mereka tidak hanya mendapatkan program latihan olahraga, tetapi juga dukungan pemenuhan gizi serta pendampingan dokter.














