“Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Toboali. Salah seorang terduga pelaku adalah oknum anggota Polri,” ujarnya.
Karena adanya dugaan keterlibatan anggota kepolisian, kasus ini turut ditangani oleh Propam Polda Babel.
“Terkait dugaan adanya keterlibatan oknum Polri sudah ditangani Propam Polda Babel. Jika yang bersangkutan terbukti melanggar, akan diberikan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Sempat Dikabarkan Mengeluarkan Pistol
Peristiwa tersebut disebut terjadi di hadapan anak, istri, dan orang tua korban. Bahkan, salah satu terduga pelaku dikabarkan sempat mengeluarkan pistol saat keributan berlangsung.
Meski demikian, pihak kepolisian masih mendalami kebenaran informasi tersebut melalui pemeriksaan saksi-saksi dan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Dalam keterangan lanjutan, Kombes Pol Agus Sugiyarso menyebutkan bahwa berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga sempat melakukan pemukulan terlebih dahulu kepada salah satu terduga pelaku berinisial BR.
“Terjadi kontak fisik di mana korban diduga melakukan pemukulan terlebih dahulu kepada BR,” katanya.
Keributan itu pun memancing perhatian warga sekitar. Sejumlah warga sempat mendatangi lokasi dengan membawa balok kayu. Namun situasi berhasil diredam.
“Brigpol R membubarkan warga dan meminta agar tidak ikut campur sebelum meninggalkan lokasi,” jelasnya.
Hingga kini, penyidik masih terus mengumpulkan keterangan saksi dan mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut. Agus mengimbau agar semua pihak untuk menahan diri dan menyerahkan proses hukum sepenuhnya ke kepolisian.
“Kami minta semua pihak menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada kepolisian,” tandasnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, dr. Muhammad Fauzan maupun Brigpol R masih dalam upaya konfirmasi lebih lanjut. (*)
















