Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah hingga mencapai sekitar 8 juta warga.
Dulu masyarakat mungkin takut memeriksakan kesehatannya.
Sekarang justru masyarakat memanfaatkan program ini.
“Memeriksakan kesehatan merupakan salah satu langkah awal untuk menuju masyarakat yang sehat,” katanya.
Sementara itu, Wali Kota Cilegon Robinsar mengajak seluruh masyarakat yang belum mengikuti CKG untuk segera memanfaatkan layanan tersebut di puskesmas terdekat.
Menurut Robinsar, pemeriksaan yang dilakukan antara lain meliputi cek darah, tekanan darah, dan kadar gula.
“Imbauan saya kepada seluruh warga Cilegon yang ingin dan belum memeriksakan, silakan diperiksa di puskesmas terdekat,” ujar Robinsar.
Ia mengatakan Pemerintah Kota Cilegon juga terus mengejar capaian CKG hingga 52,9 persen, sekaligus mendorong agar semakin banyak masyarakat mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan.
Robinsar menambahkan, pihaknya akan memperkuat sosialisasi melalui jajaran kesehatan, puskesmas, kelurahan, dan kecamatan.
Langkah-langkah promotif dan preventif di bidang kesehatan juga akan terus ditingkatkan.
Kami akan mengimbau jajaran kesehatan, puskesmas, lurah, dan camat untuk bersama-sama menjaga kesehatan masyarakat.
“Langkah promotif dan preventif juga akan kami tata dan tingkatkan,” pungkasnya.
Herman Yakub.














