Sementara itu, Riza Herdavid menegaskan bahwa kegiatan buka puasa bersama anak yatim memang menjadi agenda rutin setiap Ramadan.
Baginya, momen tersebut bukan hanya tentang berbagi hidangan, melainkan juga sebagai bentuk ikhtiar dan doa bersama demi kelancaran pembangunan daerah.
“Kami meyakini bahwa doa anak-anak yatim ini adalah kekuatan bagi Bangka Selatan. Dalam menjalankan amanah, tentu kami butuh dukungan dan doa agar program-program Pemda bisa berjalan maksimal dan tepat sasaran,” kata Riza.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menanamkan kepedulian sosial, terutama di bulan suci Ramadan.
Menurutnya, kepemimpinan yang baik tidak hanya diukur dari capaian pembangunan fisik, tetapi juga dari seberapa besar perhatian terhadap masyarakat yang membutuhkan.
“Ramadan mengajarkan kita untuk berbagi, memperkuat silaturahmi, dan meningkatkan ibadah. Semoga semangat ini terus terjaga, bukan hanya di bulan Ramadan, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (*)
















