Hal serupa dirasakan Rizal, orang tua dari Zipilia, siswi asal SMP Negeri 6 Sungai Selan. Ia terus memberikan dukungan penuh, berharap anaknya mampu melewati setiap tahapan dengan baik.
“Saya hanya bisa mendukung dan mendoakan. Harapan saya, anak saya bisa lolos, meraih cita-citanya, dan suatu hari nanti bisa mengangkat derajat keluarga,” katanya.
Program Kelas Beasiswa PT Timah ini memang bukan sekadar program pendidikan. Lebih dari itu, ia menjadi jembatan harapan bagi pelajar berprestasi, khususnya dari keluarga berpenghasilan rendah, untuk mendapatkan akses pendidikan yang lebih baik.
Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan tanpa biaya.
Menurutnya, program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah operasionalnya.
“Program kelas beasiswa ini merupakan langkah nyata perusahaan untuk mendukung peningkatan kualitas SDM menuju Indonesia Emas 2045. Kami berharap peserta yang lolos dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan mengembangkan diri dengan baik,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam pelaksanaan seleksi, PT Timah menggandeng berbagai pihak, seperti Pusat Inovasi Psikologi Universitas Padjadjaran, Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, SMAN 1 Pemali, serta Asrama Pemali Boarding School.
Seleksi ini juga digelar di sejumlah wilayah operasional lainnya, seperti Pulau Bangka, Belitung, hingga Kabupaten Karimun.
“Program ini diprioritaskan bagi pelajar berprestasi dari keluarga kurang mampu, sebagai upaya menekan angka putus sekolah sekaligus membuka peluang masa depan yang lebih cerah,” tutupnya. (*)















