Dalam audiensi itu, Pertamina juga memastikan ketersediaan stok LPG 3 kilogram dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. “Untuk Ramadan dan Idul Fitri, Insya Allah stok aman,” ujar Didit menirukan pernyataan Pertamina.
Terkait harga eceran tertinggi (HET), Didit menilai perlu ada kepastian hukum yang jelas. Menurutnya, hal itu penting agar agen LPG, khususnya yang menyalurkan ke wilayah terpencil, mendapatkan keadilan.
“Kita harus objektif, karena agen-agen yang menyalurkan ke daerah jauh juga memiliki beban biaya distribusi,” jelasnya.
Sebagai langkah jangka panjang, Didit menambahkan, Gubernur Babel bersama DPRD akan mendorong pemerintah pusat membangun kilang atau depo penampung LPG baru di Bangka Belitung, mengingat kondisi geografis daerah kepulauan yang rentan cuaca ekstrem.
“Dengan adanya depo atau penampung baru, kelangkaan LPG 3 kilogram diharapkan tidak terulang,” pungkasnya.
Redaksi.
















