Ia menegaskan, keterlibatan TNI di sektor pertanian bukan sekadar bantuan tenaga, tetapi juga bentuk komitmen menjaga stabilitas pangan di daerah.
“Kami akan selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya petani. Harapannya, hasil panen ke depan bisa meningkat,” tambahnya.
Salah satu petani setempat, Sukri, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang ikut terjun langsung ke lapangan.
“Kami sangat terbantu, bukan hanya tenaga tapi juga semangat. Kehadiran Babinsa membuat kami lebih termotivasi meski kondisi lahan belum sepenuhnya siap,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0432/Bangka Selatan, Letkol Inf Agus Wicaksono, menegaskan peran aktif Babinsa merupakan bagian dari dukungan TNI AD terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
“Kehadiran Babinsa harus mampu menjadi solusi di tengah masyarakat. Ini sejalan dengan program Presiden RI yang menjadikan ketahanan pangan sebagai prioritas pembangunan,” tegasnya.
Agus berharap sinergi antara TNI dan masyarakat terus terjalin kuat, sehingga pengolahan lahan dapat optimal hingga masa tanam, produksi padi meningkat, dan kesejahteraan petani ikut terangkat.
“Langkah konkret seperti ini diharapkan menjadi harapan baru bagi petani dan memperkuat fondasi ketahanan pangan yang dimulai dari desa,” tutupnya. (*)




















