Ia menambahkan, sinergi lintas sektor yang terbangun selama pengamanan Nataru di Kecamatan Kelapa menjadi kunci utama terciptanya situasi yang kondusif. Seluruh unsur pengamanan saling berkoordinasi dan berkolaborasi untuk memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga.
Berdasarkan pantauan di lapangan, hingga memasuki puncak libur Nataru, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Kelapa terpantau aman dan kondusif, tanpa adanya kejadian menonjol yang mengganggu aktivitas masyarakat.
Pengamanan Nataru ini juga merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI, khususnya dalam pelaksanaan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).
Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak kehadiran negara di tengah masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan di tingkat desa dan kecamatan. Kehadiran Babinsa di Pos Pam Nataru menjadi wujud nyata negara hadir langsung di tengah masyarakat.
Sinergitas TNI–Polri dan unsur terkait dalam pengamanan Nataru di Kelapa juga sejalan dengan upaya menciptakan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap aparat keamanan, khususnya pada momentum perayaan keagamaan dan libur panjang.
Dengan keterlibatan aktif Babinsa TNI AD di Pos Pam Kelapa, diharapkan seluruh rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di wilayah Bangka Barat dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar, serta masyarakat dapat menikmati momen Nataru dengan penuh rasa nyaman. (*)
















