Hairil juga mengaku mendapat informasi bahwa kantor DPD NasDem Basel sudah hampir tiga bulan terakhir tidak memiliki aktivitas berarti.
“Kita juga dapat informasi sudah hampir tiga bulan ini kantor tidak buka,” ujarnya.
Kondisi tersebut pun menimbulkan tanda tanya di kalangan kader maupun masyarakat, mengingat kantor partai politik seharusnya menjadi ruang pelayanan, konsolidasi hingga komunikasi politik dengan masyarakat.
Terpisah, Ketua DPD NasDem Bangka Selatan, Supawi, membenarkan kondisi kantor yang tampak kosong dan tidak terurus tersebut. Namun, ia menyebut hal itu terjadi karena masa kontrak kantor akan segera berakhir.
“Iya, memang seperti itu karena kami mau menghabiskan waktu kontrakan yang akan berakhir pada 21 Mei 2026 ini. Namun isi dalam atau fasilitas lainnya sudah kami angkat secara berangsur,” ucap Supawi saat dikonfirmasi.
Meski demikian, kondisi kantor yang terlihat kumuh dan minim aktivitas tetap menuai sorotan. Apalagi, keberadaan kantor partai politik dinilai menjadi salah satu simbol eksistensi dan keseriusan dalam menjaga komunikasi dengan kader maupun masyarakat. (*)
















