Kehadiran praktisi musik nasional ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru serta meningkatkan kualitas musikalitas para pelaku seni di daerah.
Anggi menjelaskan, pihaknya menggelar workshop untuk memberikan ruang belajar yang inklusif tanpa tekanan kompetisi, sehingga dapat meningkatkan skill, kreativitas, dan kepercayaan diri para musisi lokal
“Kami berharap A Night of Collaboration bisa menjadi event yang tematik dan semakin besar. Ke depannya ditargetkan tidak hanya untuk pemain bass, tetapi menggabungkan seluruh pemain instrumen dalam satu event misalnya Serumpun Jazz,” katanya.
Dukungan PT TIMAH juga dinilai sebagai langkah strategis dalam mendorong regenerasi musisi di Bangka Belitung. Tidak hanya bagi pemain bass, tetapi juga seluruh pelaku musik lintas instrumen. Upaya ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem musik lokal agar semakin berkembang dan berdaya saing.
“Ini menjadi bagian dari upaya merangkul generasi muda. Harapannya, regenerasi musisi tetap kuat dan karya-karya anak Bangka Belitung bisa dikenal hingga tingkat nasional bahkan internasional,” tambahnya. (*)















