Selain itu, bank juga menggencarkan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keberlanjutan dan dampak perubahan iklim. Bank Sumsel Babel turut berinvestasi pada teknologi digital untuk mengurangi penggunaan kertas.
Salah satu inovasinya adalah aplikasi internal Digisign, yang memungkinkan pegawai menggunakan tanda tangan digital untuk dokumen internal, sehingga memaksimalkan efisiensi dan mengurangi limbah. Program ini mendapatkan dukungan positif dari nasabah dan mitra bisnis.
“Kami tidak hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga berupaya memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat,” tutup Achmad Syamsudin.
Melalui program ini, Bank Sumsel Babel berkomitmen memberikan solusi finansial yang mendukung pembangunan berkelanjutan, sekaligus mengajak masyarakat dan mitra kerja bergandengan tangan menciptakan masa depan yang lebih hijau dan sejahtera.
















