Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
Pasang Iklan Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Selatan

Baru Dibuat Sudah Retak, Kualitas Proyek Irigasi Rp43 Miliar di Desa Rias Dipertanyakan

×

Baru Dibuat Sudah Retak, Kualitas Proyek Irigasi Rp43 Miliar di Desa Rias Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini
Baru Dibuat Sudah Retak, Kualitas Proyek Irigasi Rp43 Miliar di Desa Rias Dipertanyakan

​Rasa kecewa tak mampu disembunyikan oleh Surya, salah seorang petani setempat yang sehari-hari menggarap sawah di kawasan Daerah Irigasi (D.I.) Rias.

​Surya menilai, anggaran puluhan miliar dari pemerintah pusat semestinya bisa menghasilkan bangunan irigasi yang kokoh dan tahan lama untuk menyelamatkan ratusan hektare sawah warga dari ancaman kekeringan.

​”Proyek yang menghabiskan uang negara puluhan miliar ini tujuannya bantu petani saat kekeringan. Tapi kalau melihat hasilnya baru dibuat sudah retak begini, rasanya jauh panggang dari api,” ungkap Surya dengan nada kecewa.

​Ia menduga campuran semen yang digunakan terlalu muda atau tipis, sehingga tidak mampu melekat kuat pada struktur bangunan.

​”Jangan hanya ngejar selesai fisik saja. Kami minta BWS turun tangan periksa ketebalan semen, mutu batu, dan kekuatan strukturnya. Jangan sampai baru diresmikan nanti malah ambrol,” tegasnya.

​Para petani mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung dan tim pengawas untuk tidak tutup mata dan segera melakukan uji teknis secara menyeluruh di lapangan.

​Jika terbukti ada pelanggaran spesifikasi atau pengurangan kualitas material dalam kontrak kerja, pihak kontraktor harus dipaksa membongkar dan mengulang perbaikan sesuai standar mutu.

​Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya mengonfirmasi pihak BWS Bangka Belitung serta kontraktor PT Graha Anugerah Lestari guna mendapatkan klarifikasi dan tanggapan resmi demi keberimbangan berita. (*)

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel