Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemulihan pascabencana agar aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi warga Aceh Tamiang dapat kembali berjalan secara bertahap.
Kerja hingga larut malam dipilih untuk mempercepat proses normalisasi dan meminimalkan gangguan berkepanjangan terhadap aktivitas masyarakat.
Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk bekerja tanpa henti dalam penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga kondisi kehidupan masyarakat terdampak benar-benar pulih.
“Semua harus terus bekerja tanpa henti, mengerahkan sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, sampai kehidupan dan penghidupan masyarakat dapat pulih dan menjadi lebih baik,” kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno dalam konferensi pers di Banda Aceh, Kamis (25/12).
SUKARDI.
















