Keduanya memberikan arahan teknis, evaluasi kemampuan, serta simulasi pertandingan untuk meningkatkan kesiapan atlet menghadapi lawan-lawan dari berbagai kabupaten dan kota di Bangka Belitung.
Suasana latihan berlangsung penuh semangat dan intensitas tinggi.
Para petinju menjalani berbagai sesi latihan mulai dari pemanasan, penguatan teknik dasar, sparring partner, hingga evaluasi individu yang dilakukan tim pelatih untuk mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan masing-masing atlet.
Hayi menegaskan, Pertina Bangka Selatan berkomitmen menjalankan pembinaan secara terstruktur, berkelanjutan, dan berorientasi prestasi.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga tradisi pencapaian cabang olahraga tinju sekaligus membuka peluang meraih hasil terbaik pada Porprov VII Babel 2026.
“Kami ingin atlet-atlet Bangka Selatan mampu bersaing di level tertinggi dan membawa pulang prestasi membanggakan bagi daerah. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara konsisten, disiplin, dan berkesinambungan,” tegasnya.
Ia berharap sinergi yang terbangun antara atlet, pelatih, dan pengurus dapat menjadi kekuatan besar dalam menghadapi persaingan mendatang.
“Dengan persiapan yang terus dimatangkan sejak sekarang, kami optimistis para petinju Bangka Selatan mampu tampil maksimal dan mengharumkan nama daerah pada ajang Porprov VII Kepulauan Bangka Belitung 2026 di Pangkalpinang nanti,” pungkasnya. (*)
















