Nikolaus Joaquin dan Siti Fadia Silva Ramadhanti dijadwalkan tampil sebagai pasangan pada ajang tersebut. Keduanya sebelumnya berkompetisi dengan pasangan masing-masing.
Okki menilai kombinasi baru tersebut memberikan peluang bagi Indonesia untuk memperluas pengalaman bertanding sekaligus menambah opsi dalam menghadapi ketatnya persaingan bulutangkis di level Asia.
“Yang paling utama, kami berharap tim Indonesia dapat tampil maksimal pada nomor beregu, baik putra maupun putri,” kata Okki.
Pada Asian Games 2026, perjuangan skuad bulutangkis Indonesia akan dimulai dari nomor beregu.
Nomor beregu dijadwalkan berlangsung pada 20–24 September 2026, sebelum dilanjutkan dengan nomor perorangan pada 25–29 September 2026.
Dukungan BNI terhadap perjuangan para atlet tersebut juga bertepatan dengan momentum Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang diperingati setiap 9 September.
Bagi BNI, momentum Haornas menjadi pengingat pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap pembinaan atlet sekaligus pengembangan olahraga nasional.
BNI meyakini perjuangan para pebulu tangkis Indonesia di Asian Games 2026 tidak hanya menjadi ajang mengejar prestasi, tetapi juga dapat menjadi sumber inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan membawa nama Indonesia di tingkat Asia maupun dunia.
“Melalui dukungan ini, kami berharap para atlet bulutangkis yang akan berlaga di Asian Games nanti mampu menunjukkan performa terbaik pada nomor perorangan,” ujar Okki. (*)














