Menurutnya, opini audit dari BPK menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pengelolaan keuangan pemerintah daerah, khususnya dalam mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).
Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Bangka Belitung, Flora Anita Diassari, meminta Pemkab Bangka untuk meminimalkan temuan berulang dalam hasil pemeriksaan laporan keuangan.
“Kami sangat berharap jangan ada temuan yang berulang. Kalau pun ada, jumlahnya harus terus berkurang, kalau bisa menjadi nol,” ujar Flora.
Flora menambahkan, dalam lima tahun terakhir laporan keuangan Pemkab Bangka telah memperoleh opini WTP. Namun, menurutnya, capaian tersebut bukan sekadar prestasi administratif semata.
“WTP itu bukan sekadar penghargaan, tetapi bentuk pertanggungjawaban atas uang rakyat. Satu sen pun harus dipertanggungjawabkan secara wajar,” tuturnya.
Redaksi.














