Sebagai bagian dari program Desa Cantik dan percepatan Satu Data Indonesia, acara juga diisi dengan pelantikan agen statistik desa yang sudah mendapat pembinaan dari BPS. Hefi berharap agen statistik dapat mendorong tata kelola data yang lebih baik di tingkat desa.
“Statistik sektoral desa perlu pembinaan BPS agar perangkat desa mampu menyajikan data akurat dan berkualitas,” tegasnya.
Hefi juga menyoroti peran Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dalam memperkuat sistem data terpadu.
“Kerja sama dengan Kominfo penting agar terwujud kolaborasi antara kecamatan dan perangkat daerah,” katanya.
Ia menekankan bahwa semua pihak harus berkomitmen mendukung program ini demi pembangunan Bangka Selatan yang lebih terarah.
“Semoga apa yang kita canangkan hari ini selaras dengan arah pembangunan daerah,” tutupnya.
Program Desa Cantik ini diharapkan menjadi pemicu bagi desa lain di Bangka Selatan untuk mengoptimalkan pengelolaan data dalam perencanaan pembangunan yang berkelanjutan. (*)
















