Yuri menjelaskan, pembentukan TTIS ini menjadi respon terhadap meningkatnya ancaman siber seperti pencurian data pribadi (phishing), malware, ransomware, hingga serangan Denial of Service (DoS).
“Tujuan utama pembentukan tim ini adalah untuk menangani berbagai insiden siber, baik secara preventif maupun kuratif, khususnya di lingkungan Pemkab Basel,” jelasnya.
Selama dua hari ke depan, lanjut Yuri, personel TTIS akan mengikuti pelatihan dan penguatan kapasitas yang difasilitasi langsung oleh BSSN. Ia berharap pelatihan ini mampu meningkatkan kesiapan teknis dan pemahaman tim dalam menangani insiden siber.
“Mudah-mudahan bekal pemahaman yang akan didapatkan tersebut dapat memperkuat kemampuan tim dalam menghadapi ancaman siber di daerah,” tambahnya.
Yuri juga menekankan pentingnya kolaborasi dan pembinaan dari TTIS Provinsi Babel dan BSSN untuk mendukung kinerja TTIS di daerah.
“Di bawah pembinaan dan asesmen TTIS Provinsi Babel serta BSSN, kami berharap kehadiran TTIS Pemkab Bangka Selatan dapat berkontribusi maksimal dalam menjaga sistem pemerintahan berbasis elektronik (SPBE),” pungkas Yuri.
















