Sekilasindonews.com KUNINGAN – Bantuan 200 unit becak listrik untuk masyarakat Kabupaten Kuningan bukan sekadar pemberian kendaraan, tetapi menjadi bentuk perhatian terhadap para pengemudi becak, khususnya mereka yang sudah berusia lanjut.
Hal tersebut disampaikan Anggota DPR RI Fraksi Gerindra H. Rokhmat Ardiyan, M.M. saat menjelaskan tujuan program bantuan becak listrik yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, Sabtu (5/9/2026).
Rokhmat mengatakan, program tersebut memang memberikan perhatian khusus kepada para pengemudi becak lanjut usia yang selama ini masih mengandalkan kekuatan fisik untuk mencari nafkah.
Menurutnya, di sejumlah daerah penerima bantuan becak listrik rata-rata merupakan pengemudi berusia 60 tahun ke atas. Bahkan, ia menyebut pernah ada penerima bantuan di Malang yang masih bekerja sebagai pengemudi becak meski usianya telah mencapai 100 tahun.
“Pak Prabowo itu fokus kepada pengemudi becak yang usianya lanjut atau lansia,” ujar Rokhmat.
Ia menilai, para pengemudi becak lansia membutuhkan perhatian karena harus tetap bekerja dengan mengandalkan tenaga fisik, termasuk mengayuh becak di tengah teriknya matahari.
“Kasihan mereka sudah tua harus mengayuh becak dengan tenaga di siang hari yang panas. Dengan becak listrik ini, mereka tidak perlu mengeluarkan tenaga, jadi lebih mudah bagi mereka,” katanya.
Rokhmat berharap keberadaan becak listrik dapat memberikan manfaat ekonomi bagi penerimanya. Selain untuk menunjang aktivitas mencari nafkah, becak listrik juga diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat di kawasan wisata maupun pusat keramaian seperti pasar.
Dari sisi penggunaan di lapangan, kata Rokhmat, Dinas Perhubungan akan berkoordinasi dengan kepolisian untuk melakukan pembinaan dan pengawasan.
“Sehingga becak listrik ini bisa menjadi sarana ekonomi, mempermudah transportasi, serta dari sisi keamanan dan keselamatan juga terjaga sesuai dengan ketentuan undang-undang lalu lintas yang ada,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut merupakan bagian dari program Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat berusia lanjut agar tetap produktif dan mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
“Program ini adalah bentuk kasih sayang Pak Prabowo untuk warga yang usianya di atas 55 tahun agar mereka tetap produktif, bisa bekerja, dan mencari nafkah untuk kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.
















