Fery juga menyinggung kondisi ekonomi Bangka yang masih bergantung pada sektor pertambangan timah. Sementara sebagian masyarakat kini mulai beralih ke perkebunan sawit. Karena itu, budaya dinilai dapat menjadi alternatif penggerak ekonomi baru melalui sektor wisata.
Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Dusun Air Abik, Hasli Harmoko, meminta pemerintah daerah segera memberikan pengakuan hukum terhadap masyarakat adat Mapur melalui pembentukan Masyarakat Hukum Adat (MHA).
Menurut Hasli, pengakuan tersebut penting untuk melindungi masyarakat adat beserta wilayah dan hutannya yang mulai tergerus kepentingan lain.
“Kami mohon ada pengakuan dan perlindungan secara sah agar masyarakat adat Mapur tetap terjaga keberadaannya,” kata Hasli.
Redaksi.
















