Scroll untuk baca artikel
Pasang Iklan
BeritaKab. Bangka Barat

Bupati Markus Ajak Masyarakat Jadikan MTQH XIV Sebagai Momentum Kebangkitan Spiritual

×

Bupati Markus Ajak Masyarakat Jadikan MTQH XIV Sebagai Momentum Kebangkitan Spiritual

Sebarkan artikel ini
Bupati Markus Ajak Masyarakat Jadikan MTQH XIV Sebagai Momentum Kebangkitan Spiritual

Ia berharap, selain untuk meningkatkan dan menanamkan nilai-nilai keislaman dan keagamaan, kegiatan MTQH ini bisa memberikan keberkahan sekaligus mempererat ukhuwah di Bangka Belitung.

“Setiap tahun MTQH selalu kita laksanakan, dan setiap tahun pula kami ingin agar kegiatan ini semakin semarak serta memberi dampak positif bagi masyarakat. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan dan mempererat ukhuwah di Bangka Belitung,” ujar Panglima Hidayat.

Ketua Pelaksana MTQH XIV Babel, Sidarta Gautama, mengatakan kegiatan ini berlangsung selama lima hari, dari 7 hingga 12 November 2025. Ia menyebut pembukaan MTQH tahun ini dikemas dengan konsep yang megah dan sarat nilai spiritual.

“Selain penampilan Qori internasional, ada juga pertunjukan budaya lokal dan bazar UMKM yang melibatkan masyarakat sekitar,” ujar Sidarta.

Ia menambahkan, Bazar UMKM yang digelar di sekitar arena utama kegiatan itu menampilkan berbagai kuliner tradisional, seperti kerajinan tangan, hingga busana khas Melayu Belitong. Kehadiran bazar ini diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

“Bazar ini bukan sekadar pelengkap acara, tapi wadah untuk mengangkat ekonomi masyarakat kecil yang hidup berdampingan dengan nilai-nilai Islam,” kata Sidarta.

Sekretaris Daerah Bangka Barat, Muhammad Soleh, menambahkan, kegiatan MTQH juga menjadi ajang untuk mencari bibit unggul yang berpotensi membawa nama Bangka Belitung ke tingkat nasional maupun internasional.

“Ini kesempatan bagi kita untuk menggali potensi generasi muda dalam memahami dan mengamalkan Al-Qur’an,” ujarnya.

Selain penampilan tilawah, malam pembukaan juga dimeriahkan dengan pertunjukan tari kolosal dan teatrikal budaya lokal yang menggambarkan perjalanan dakwah di Kepulauan Bangka Belitung.

Penampilan tersebut memukau para penonton, sekaligus menjadi simbol harmonisasi antara budaya dan nilai-nilai Islam.

Nurlaila, warga Mentok yang hadir bersama keluarganya, mengaku bangga daerahnya menjadi tuan rumah ajang sebesar ini.

“Luar biasa, suasananya khidmat tapi meriah. Rasanya seperti perayaan keimanan yang benar-benar hidup,” katanya.

Selama lima hari pelaksanaan, ratusan peserta dari tujuh kabupaten/kota di Bangka Belitung akan berkompetisi dalam berbagai cabang lomba seperti tilawah, tahfiz, tafsir, dan hadits.

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat berharap MTQH ke-XIV Babel dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun semangat keagamaan masyarakat di seluruh Kepulauan Bangka Belitung. (*)

Pasang Iklan
Akses Terus Biar Update
Iduladha PWI Bangka Selatan Iduladha Pemkab Basel Iduladha DPRD Basel