Unu mengungkapkan, prestasi tak hanya diraih di sektor pendapatan dan investasi. Sektor-sektor vital seperti pendidikan, kesehatan, perumahan rakyat, keamanan, ketertiban, dan sosial juga menunjukkan penyerapan anggaran yang optimal.
Di sektor pendidikan misalnya, dari alokasi anggaran Rp249,1 miliar, terealisasi sebesar Rp233,9 miliar atau 93,90 persen. Begitu juga di sektor kesehatan, Pemkot Pangkalpinang telah mencatat realisasi yang tinggi dengan total anggaran Rp285 miliar dan penggunaan sebesar Rp275,2 miliar.
“Sementara itu, untuk sektor perumahan rakyat, anggaran sebesar Rp11,9 miliar telah terealisasi mencapai 94,73 persen, sedangkan di bidang keamanan dan ketertiban masyarakat, dari anggaran Rp29,6 miliar, telah terserap Rp28,8 miliar atau 97,19 persen,” papar Unu.
Unu menambahkan bahwa di sektor sosial memperoleh alokasi anggaran Rp8,3 miliar dengan realisasi mencapai 96,23 persen.
Sementara itu, investasi di Kota Pangkalpinang tahun 2024 tercatat mencapai Rp4,94 triliun, meningkat pesat sebesar 208 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp1,6 triliun.
“Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat sangat penting dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga Kota Pangkalpinang,” tutup Unu.
















