Setelah mendapatkan becak listrik, Rohani mengaku pekerjaannya menjadi jauh lebih ringan. “Yo lumayan enteng iki mas. Ra sah dipancal kan ngeringane bahu,” ujarnya.
Rohani juga menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang ia terima. “Alhamdulillah Pak Prabowo matur sembah nuwun. Hadiahi becak,” katanya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat membawa keberkahan bagi usahanya mencari nafkah setiap hari.
“Dungane selamat, panjang umur. Mugo-mugo iso barokahe anggen kulo nyambut damel ben dino (berkah untuk ia bekerja setiap hari),” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Mayjen TNI (Purn) Firman Dahlan, mengingatkan bahwa bantuan becak listrik tersebut diberikan untuk membantu meningkatkan taraf ekonomi para penarik becak, bukan untuk dijual atau diuangkan secara instan.
Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal agar para penarik becak dapat bekerja dengan lebih ringan sekaligus meningkatkan penghasilan mereka.
Bagi para penarik becak lansia di Blitar, bantuan becak listrik tidak sekadar alat transportasi baru. Kendaraan itu menjadi harapan agar mereka tetap bisa bekerja dengan lebih ringan di usia senja.
Herman Yakub.
















