SEKILASINDONESW.COM – Pengawas SPBU 24.331.135 (SPBU Aspol) Andi Sudrajad membantah keras pemberitaan yang menyebutkan bahwa pihaknya mengusir salah satu konsumen yang hendak mengisi BBM jenis solar.
Ditegaskan Andi, pemberitaan yang diterbitkan oleh salah satu media online tersebut tak sesuai fakta dilapangan.
”Kami (SPBU Aspol-red) tidak pernah mengusir konsumen, apalagi yang memiliki QR Code sebagai syarat utama mengisi BBM subsidi. SPBU kami memiliki system menegement pengaturan antrian mobil berdasarkan nomor antrian,” kata Andi saat ditemui disalah satu Rumah Sakit di Pangkalpinang, Minggu (8/2) sore.
”Jadi, pemberitaan itu menyudutkan kami dan tidak sesuai dengan fakta dilapangan. Pemberitaan itu menggiring opini publik, kami merasa dirugikan,” tambahnya.
Mobil truk yang dimaksud, lanjut Andi, sopirnya berinisal TT dan pihaknya memberikan nomor antrian untuk mengisi BBM jenis solar.
















