Pada 2024, PT Timah menyalurkan bantuan permodalan sebanyak Rp10 miliar untuk mendukung UMKM di daerah sekitar perusahaan.
Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Infrastruktur
PT Timah juga memberikan perhatian besar terhadap pembangunan infrastruktur yang dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pada tahun 2024, perusahaan ini menyalurkan 94 bantuan infrastruktur dalam bentuk sarana olahraga, fasilitas pendidikan, fasilitas umum, sanitasi, rumah ibadah, dan rumah tidak layak huni (RTLH).
Pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat membuka konektivitas antarwilayah dan meningkatkan daya saing ekonomi lokal.
Kontribusi Sosial dan Lingkungan dalam Angka
Selama empat tahun terakhir, PT Timah telah menyumbangkan miliaran rupiah untuk berbagai program sosial dan lingkungan. Pada 2020, kontribusi TJSL perusahaan tercatat sebesar Rp59,58 miliar, dan pada 2023 sebesar Rp31,79 miliar.
Selain itu, PT Timah juga mendukung pembangunan negara melalui kontribusi pajak dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Dalam lima tahun terakhir, kontribusi pajak perusahaan tercatat sebanyak Rp1,2 triliun pada 2019, dengan angka yang terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.
Pelestarian Lingkungan dan Keberlanjutan
Sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan, PT Timah melaksanakan berbagai program reklamasi, baik darat maupun laut. Sejak 2015, perusahaan ini telah mereklamasi lahan pasca tambang seluas 3.166,37 hektar dan melakukan penanaman pohon di wilayah operasional.
Selain itu, PT Timah juga melakukan reklamasi laut dengan menenggelamkan terumbu buatan dan menanam mangrove untuk menjaga keseimbangan ekosistem.
Kolaborasi untuk Dampak yang Lebih Luas
PT Timah bekerja sama dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan organisasi masyarakat dalam merancang dan melaksanakan program-program TJSL.
Kolaborasi ini bertujuan untuk menciptakan inisiatif yang relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.
Dengan berbagai program yang telah dilaksanakan, PT Timah terus menunjukkan bahwa keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari segi finansial, tetapi juga dari kontribusinya terhadap pembangunan masyarakat dan kelestarian lingkungan.















